Sunday, May 26, 2013

Prediksi Jumlah Kendaraan di Tahun 2020

            Di indonesia pertumbuhan penduduk sangat pesat tidak terkecuali kegiatan ekonomi yang mengakibatkan arus perdagangan semakin berkembang. Salah satunya telah terjadi perkembangan dan mejadi pusat kegiatan di daerah jawa timur adalah kota Surabaya. Dijuluki sebagai kota pahlawan , kota Surabaya dipenuhi sebuah perputaran manusia dengan masing-masing aktifitasnya.
Tempat yang sangat strategis dan menjadi pusat jalur perdagangan mejadi daya tarik tersendiri bagi warga di kota Surabaya dan kota sekitarnya. Sehingga jalan yang menghubungkan kota Surabaya dengan kota sekitarnya mejadi jalan utama bagi warga untuk memulai aktifitasnya.
Akan tetapi pertumbuhan kendaraan sangat berbanding jauh dengan pelebaran jalan sehingga menimbulkan berbagai macam masalah yang rumit.

kemacetan dijalan
Perkembangan penduduk, kegiatan ekonomi, dan terikatnya manusia terhadap waktu mengakibatkan masyarakat ingin melakukan suatu hal yang cepat dan efisien. Tidak terkecuali dengan penggunaan alat transportasi dan sarana transportasi. Yang sangat mendukung dan lebih efisien dalam penggunaan alat transportasi adalah kendaraan pribadi. Pada saat ini kendaraan pribadi bukan menjadi barang mewah yang hanya dimiliki oleh orang kaya, akan tetapi kendaraan pribadi merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi sehingga permintaan barang ini memiliki kenakian yang segnifikan dari tahun ke tahun. Ditambah akses untuk mendapatkan alat transpoortasi seperti mobil atau sepeda motor sangat dimudahkan.
Apabila kondisi ini akan tetap beerlangsung maka bukan tidak mungkin jumlah kendaraan pribadi hampir sama dengan jumlah penduduk di kota Surabaya. Sedangkan kenaikan yang sangat pesat ini tidak diimbangi dengan sarana jalan. Jika kenaikan pembeli kendaraan pribadi sangat besar lain halnya dengan pelebaran dan penambahan jalan di kota Surabaya.
Sesuai data yang dimiliki Satlantas Polrestabes Surabaya, jumlah panjang jalan  seluruh Surabaya ditahun 2012 hanya 2.096.690 meter atau 2.096,69 km saja. Jika panjang jalan tetap atau mengalami pertambahan sedikit maka kondisi di tahun 2020 panjang jalan tidak akan berbada jauh dengan tahun 2012.
Jumlah mobil di tahun 2020 diprediksi mencapai 900.622 dan panjang rata-rata 3,5 meter, maka hasilnya jika ditempatkan berderet mencapai 3.152.177 meter atau  3.152,177 km. Dan lebar rata-rata jalan di kota Surabaya dapat dilewati secara berdampingan sampai 4 mobil. Jadi perhitungannya 3.152,177 km panjang mobil dibagi dengan 4 mobil yang berdampingan, jadi jika mobil tersebut berjajar memenuhi lebar jalan dan berbaris kebelakang maka panjangnya mencapai 788,04 km
Jumlah sepeda motor di tahun 2020 diprediksi sebanyak 6.582.494 unit dan masing-masing unit, panjangnya 2 meter. Jika panjang sepeda dikalikan dengan jumlah kendaraan maka hasilnya mencapai 13.164.988 meter atau 13.164,988  km.  Dan lebar rata-rata jalan di kota Surabaya dapat dilewati secara berdampingan sampai 7 motor. Jadi perhitungannya 13.164,988 km dibagi dengan 7 sepeda motor yang berdampingan, jadi jika sepeda motor berjajar memenuhi lebar jalan dan berbaris ke belakang maka panjangnya mencapai 1.880,71 km.
Jumlah bis yang ada di kota Surabaya ditahun 2020 diprediksi sebanyak 237.723 dan masing-masing unit panjang 12 m. Jika panjang sebuah bisdikalikan dengan jumlah prediksi kendaraan pada tahun 2020 maka hasilnya mencapai 2.852.676 meter atau 2.852,676 km. Dan lebar rata-rata jalan raya di Surabaya dapat dilewati secara berdampingan sampai 3 bis. Jadi perhitungan 2.852,676 km dibagi dengan 3 bis secara berdampingan, jadi jika bis berjajar memenuhi lebar jalan dan berbaris kebelakang maka panjangnya mencapai 950,892 km.
Jumlah truk di tahun 2020 diprediksi sebanyak 493.118 unit dan masing unit panjangnya 10 meter. Jika panjang truk dikalikan dengan jumlah kendaraan maka hasilnya mencapai 4.931.180 meter atau 4.931,180 km. Dan lebar rata-rata jalan di kota Surabaya dapat dilewati secara berdampingan sampai 3 truk. Jadi perhitungan 4.931,180 km dibagi dengan 3 truk dijajar secara berdampingan. Jadi jika truk berjajar memenuhi lebar jalan dan berbaris kebelakang maka panjang mencapai 1.643,736 km
Jadi kesimpulan, Panjang jalan kota Surabaya pada tahun 2020 sekitar 2.096,69 km  < 788,04 km kemacetan yang disebabkan mobil + 1.880,71 km kemacetan yang disebabkan oleh sepeda montor + 950,892  km kemacetan yang disebabkan oleh bis + 1.643,736 km kemacetan yang disebabkan oleh truk. Dan dapat diprediksi kondisi kota Surabaya ditahun 2020 macet total.

TABEL KENAIKAN JUMLAH KENDARAAN


tahun (x)
mobil
2000
3.038.913
2001
3.189.319
2002
3.403.433
2003
3.792.510
2004
4.231.901
2005
5.076.230
2006
6.035.291
2007
6.877.229
2008
7.489.852
2009
7.910.407
2010
8.891.041
2011
9.548.866
69.484.992
 


y=    -1.269.423.967 + 635.858,5804x


tahun (x)
Sepeda Motor
2000
13.563.017
2001
15.275.073
2002
17.002.130
2003
19.976.376
2004
23.061.021
2005
28.531.831
2006
32.528.758
2007
41.955.128
2008
47.683.681
2009
52.767.093
2010
61.078.188
2011
68.839.341
        
422.261.637
  



 
y = -10.271.665.851+ 5.139.294,101x




Tahun
bis
2000
666.280
2001
680.550
2002
714.222
2003
798.079
2004
933.251
2005
1.110.255
2006
1.350.047
2007
1.736.087
2008
2.059.187
2009
2.160.973
2010
2.250.109
2011
2.254.406
16.713.446


 
             y = -353962978 + 177190,6084x


Tahun
truk
2000
1.707.134
2001
1.777.293
2002
1.865.398
2003
2.047.022
2004
2.315.781
2005
2.875.116
2006
3.398.956
2007
4.234.236
2008
4.452.343
2009
4.452.343
2010
4.687.789
2011
4.958.738
38.772.149


  
y = -686608627,2 + 343973,8916 x

 data ini didapat dari badan statistik indonesia. (pertubuhan kendaran di indonesia)

dan 6 % jumlah kendaraan di indonesia berada dikota Surabaya

5 comments:

  1. artikel ini dibuat oleh
    taufan kurniawan
    nrp: 311203049

    ReplyDelete
  2. maaf pak ridho, mhon segera ditanggapi kekurangan dan pertanyaan dari artikel ini ?
    data yang saya ambil dari tahun 2000-2011, yang meliputi kenaikan jumlah truk, bus, sepeda motor dan mobil. setelah itu saya gunakan rumus regresi linier untuk mencari persamaannya. kemudian masing2 persamaan variabel x saya masukkan angka 2020 (prediksi ditahun tersebut).

    data ini saya ambil dari pusat badan statistik indonesia. dan artikel ini saya buat sendiri.

    mhon segera ditanggapi pak.
    trimakasih

    ReplyDelete
  3. Baik dik, apakah artikel ini ditulis sendiri atau menyadur artikel orang lain, mhn dicantumkan.
    Oh ya judul anda prediksi, apakah boleh dicantumkan tabel data tahun 2000-2011 dan digambarkan dalam grafik sehingga mudah dianalisa.

    ReplyDelete
  4. artikel ini saya membuat sendiri pak.
    dan data yang saya peroleh ini, dari jumlah kenaikan kendaraan di indonesia. sedangkan diartikel saya, saya membahas prediksi 2020 di kota surabaya. maka dari itu menurut data yang saya peroleh dari artikel lain jumlah kendaraan di indonesia 6% berada dikota surabaya. jadi hasil yang saya peroleh dari perhitungan tabel kendaraan saya kalikan dengan 6%.

    ReplyDelete
  5. tabel dan grafik sudah saya benahi pak.

    ReplyDelete